

Usaha ini dapat berkembang terutama karena kualitas layanan dan pelayanan kepada pelanggan. Untuk proyek-proyek berskala besar, seperti kerja sama dengan perusahaan berbadan hukum (PT), nilai proyek dapat mencapai satu miliar rupiah atau lebih. Perkenalkan, nama saya Roi Pamuji, biasa dipanggil Mas Roy. Saya berdomisili di Desa Kemiri Lor, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Saya mulai menekuni usaha pembibitan sejak duduk di bangku kelas 1 SMK, dengan tujuan awal sekadar mencari tambahan uang jajan sekolah. Saat ini, di usia 22 tahun, usaha tersebut telah berkembang secara signifikan.
Dalam perjalanannya, usaha pembibitan ini mengalami berbagai dinamika dan tantangan. Persaingan yang ketat, pengalaman ditipu dengan nominal kerugian yang cukup besar, hingga berbagai kendala pemasaran telah saya alami. Namun, menyerah bukanlah pilihan. Sebagai pelaku usaha, kami harus terus maju. Faktor utama yang mendorong pertumbuhan usaha ini adalah kualitas pelayanan. Ketika bibit sampai ke lokasi dan penanam merasa puas, mereka akan merekomendasikan kepada rekan dan relasinya. Dari situlah usaha berkembang secara berkelanjutan.
Pelayanan yang kami berikan tidak berhenti pada penjualan bibit. Kami juga memberikan pendampingan teknis sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman yang kami miliki, mulai dari cara penanaman, perawatan, pengendalian hama, hingga pemupukan. Dengan demikian, para pelanggan, khususnya pemula yang ingin berkebun, tidak merasa bingung dalam proses budidaya. Pada tahun 2024, alhamdulillah, kami mencatat pencapaian tertinggi dengan pengiriman bibit ke berbagai proyek di Kalimantan. Tidak hanya satu atau dua perusahaan, tetapi beberapa PT melakukan pemesanan dengan total cakupan lahan sekitar 500 hektare. Bibit yang dikirim tidak hanya durian, melainkan juga kelapa, alpukat, kelengkeng, dan manggis.
Menarik Untuk Dibaca : Strategi Banyak, Eksekusi Macet
Proyek di Kalimantan tersebut tergolong besar, dan kami mendapatkan dukungan penuh dari pihak perusahaan, termasuk pembiayaan transportasi dan akomodasi. Saya secara langsung mendampingi proyek tersebut selama sekitar tiga hari untuk memberikan pengarahan awal, mulai dari penanganan bibit setelah tiba, masa karantina sebelum tanam, perawatan, pemupukan, hingga pengendalian hama dan penyakit. Alhamdulillah, setelah satu tahun masa tanam, tingkat keberhasilan hidup bibit mencapai sekitar 90 persen.
Selain proyek swasta, kami juga dipercaya menangani proyek pengadaan barang pemerintah dengan nilai yang juga mencapai lebih dari satu miliar rupiah. Prinsip utama kami tetap sama, yaitu mengutamakan pelayanan. Oleh karena itu, saya selalu menyarankan kepada para calon pekebun, khususnya pemula, agar tidak semata-mata memilih bibit berdasarkan harga murah. Bibit dengan harga rendah sering kali merupakan bibit afkiran atau berkualitas rendah, serta kerap disertai minimnya layanan purna jual. Banyak kasus di mana bibit mati setelah dikirim dan penjual sulit dihubungi. Sebaliknya, harga yang lebih tinggi umumnya sebanding dengan kualitas dan pelayanan yang diberikan.
Kami menyediakan layanan pendampingan secara menyeluruh, mulai dari perawatan tanaman, proses pembungaan dan pembuahan, hingga pendampingan pemasaran hasil panen. Bahkan, apabila pelanggan mengalami kesulitan dalam memasarkan buah, kami siap membantu menampung hasil panen tersebut. Kami juga memberikan garansi, yakni penggantian sebesar 50 persen dari jumlah bibit yang mati, serta tambahan satu bibit untuk setiap pembelian 50 batang sebagai antisipasi kerusakan selama pengiriman.
Untuk bibit durian, kami menyediakan berbagai varietas, antara lain Musang King, Duri Hitam, Super Tembaga, Bawor, Namlung atau Cemasi, Montong, hingga varietas terbaru seperti Peking. Ukuran bibit yang kami jual bervariasi, mulai dari tinggi 50 cm hingga sekitar 2 meter, dengan usia tanam sekitar dua tahun. Bibit berukuran besar memiliki keunggulan dalam kemudahan perawatan dan potensi berbuah lebih cepat.
Dalam hal perawatan, kami menerapkan kombinasi pemupukan organik dan kimia. Pemupukan organik dilakukan setiap tiga bulan, sementara pemupukan kimia dilakukan setiap 25 hingga 30 hari. Penyemprotan dilakukan secara rutin satu minggu sekali, dengan penyesuaian terhadap jenis hama atau penyakit yang menyerang. Bibit durian berkualitas dapat dilihat dari kondisi daun yang hijau sehat dan struktur percabangan yang baik, dengan ranting menyebar ke empat penjuru. Struktur ini penting karena buah durian tumbuh di ranting, sehingga semakin banyak cabang produktif, semakin besar potensi hasil panen.
Kami menggunakan entres dari indukan yang telah terbukti berproduksi, sehingga keaslian varietas dan potensi berbuah dapat dijamin. Kesalahan terbesar yang sering dilakukan pekebun pemula adalah mengutamakan harga murah dibandingkan kualitas. Bibit berkualitas memiliki tingkat hidup hingga 90–95 persen, sedangkan bibit murah sering kali hanya bertahan 40–60 persen. Banyak pelanggan kami yang sebelumnya gagal akibat menggunakan bibit murah, kemudian beralih kepada kami.
Terkait pengiriman, kami lebih merekomendasikan pengiriman menggunakan truk dibandingkan jasa paket, karena tingkat keberhasilan hidup bibit jauh lebih tinggi. Untuk informasi lebih lanjut atau pemesanan, kami hanya menggunakan satu nomor resmi, yaitu WhatsApp 0822-9760-4949, dan satu nama toko resmi, Berkah Bibit. Segala pihak yang mengatasnamakan selain itu berada di luar tanggung jawab kami.
Sebagai penutup, saya ingin menegaskan agar profesi petani tidak dipandang sebelah mata. Perbedaan mungkin hanya pada penampilan, tetapi dari sisi hasil dan potensi ekonomi, petani memiliki peluang yang sangat besar, terlebih di era digital saat ini. Bagi generasi muda yang ingin terjun ke sektor pertanian, kunci utamanya adalah menguasai pemasaran terlebih dahulu. Dengan pemasaran yang kuat, produksi dapat menyusul, dan kolaborasi dengan petani akan membuka peluang usaha yang berkelanjutan.
Menarik Untuk Ditonton : Cara Membuat Bisnis Plan
Mau Konsultasi?