Cara melakukan aktivitas marketing itu ada dua yaitu : Traditional Marketing dan Digital Marketing.
Traditional Marketing menggunakan media fisik sebagai media promosinya. Memang sampai saat ini media iklan reklame dan sejenisnya belum sepenuhnya hilang. Masih banyak brand – brand besar tetap menggunakannya untuk branding produknya, seperti bisnis AMDK, rokok, Otomotif, Smartphone dan lainnya. Bedanya dengan dulu, saat ini papan reklame atau billboard ketika di lihat di google maps menjadi sebuah videotron yang bisa dilihat secara jelas.
Terus apa saja yang termasuk dalam traditional marketing ? brosur, reklame, papan tv, billboard dan sejenisnya. Dan itu semua memakan biaya yang tidak murah. Apa sebenarnya keuntungan menggunakan media iklan tersebut ? Untuk pelaku UMKM bisa menggunakan ini, tapi target usianya hanya 45 tahun ke atas. Itu Pun kita tidak bisa mengukur, siapa saja yang mendapatkan brosur, reklame, atau billboard yang kita buat. Kalau brosur mungkin masih bisa. Tapi kalau reklame, billboard itu yang tidak bisa mengetahui, siapa saja yang melihatnya.
Menarik Untuk di Tonton : Tips Labeling Pada Kemasan
Tentu media iklan tradisional marketing ini cocoknya hanya digunakan untuk brand – brand yang sudah besar. Karena secara biaya yang harus dikeluarkan besar. Brand – brand besar mereka butuhnya adalah menguatkan branding, Kita lihat saja iklan di tv itu sangat cepat diterima banyak orang. Dan produk mereka secara cepat menyebar ke seluruh pelosok negeri. Itulah jika sudah pemain bisnis besar. Jalur distribusi nya memang sudah disiapkan. Dan produknya benar-benar di riset hingga menjadi produk yang baik.
Untuk Digital marketing sendiri yaitu sebuah aktivitas marketing yang terfokus menggunakan internet melalui media – media tertentu. Yang termasuk digital marketing adalah SEO, Media Sosial, WA marketing, Email Marketing, Dan lainnya. Pokoknya semua iklan melalui online.
Keuntungannya sudah jelas, kita bisa tahu data – datanya . Siapa saja yang melihat dan klik iklan kita. Berapa jumlah orang yang melihat iklan kita dan data-data lainnya. Selain itu, kita bisa tahu konten mana yang paling banyak dilihat dan disukai oleh audience. Ini akan menjadi senjata untuk konsep iklan yang dibuat.
Dari segi biaya, sangat murah. Biaya iklan juga tidak mahal. Wajib bagi para pengusaha yang digital marketing online punya website. Karena dalam website ini akan muncul trust konsumen. Informasi yang ditampilkan bisa lebih banyak. Dan data-data pengunjung bisa di record.
Biasanya media sosial seperti Facebook, instagram, tik tok, youtube ini digunakan sebagai traffic generator. Mengarahkan para followers untuk masuk dalam website yang kita punya.
Mudahnya adalah, untuk sumber traffics bisa menggunakan media sosial. Arahkan mereka langsung ke website untuk mengetahui informasi secara lengkap dan jelas.
Jadi kesimpulannya adalah gunakan digital marketing untuk anda yang masih UMKM. Karena digital marketing ini begitu sangat membantu dalam menjalankan usaha terutama untuk media iklan. Sekarang itu yang terkenal tidak hanya artis yang tayang di televisi – televisi tapi siapapun bisa terkenal hanya dengan media sosial.
Sekarang yang belum mengoptimalkan digitalnya , segera dioptimalkan. Yang belum punya website segera membuatnya. Tapi ingat, digital marketing pun sangat cepat perubahan – perubahannya. Kalau 2 tahun terakhir media sosial itu yang paling banyak view nya adalah foto. Sekarang video – video pendek yang menarik dan mendatangkan traffic yang tinggi. Jadi kita juga harus menyesuaikan perkembangannya.
Salam sukses, salam Satoeasa untuk Indonesia.
Menarik Untuk Dibaca : Ada Hal Yang Lebih Penting Dari Sebuah Copywriting
Mau Konsultasi?