Tips Pemasaran ~ Saya yakin semua pengusaha pasti mengalami yang namanya omset turun. Jika omset menurun pasti laba juga menurun. Sangat wajar jika pengusaha mengalami hal ini. Karena turunnya omset dalam berbisnis itu pasti ada hikmah yang bisa dipelajari.
Banyak hal yang mempengaruhi omset turun. Mulai dari manajemen produksinya, manajemen pemasarannya, manajemen SDM nya atau di luar itu. Jadi jika terjadi omset menurun, memang harus ditelusuri satu per satu titik masalahnya dimana.Bisa jadi pengaruh dari kompetitor Anda.
Memang ada beberapa aspek yang menyebabkan omset menurun. Berikut ini yang bisa kita lakukan ketika omset menurun.
Pertama yang jelas cari tahu penyebabnya apa. Yang pertama cek apakah service anda sudah bagus, yang kedua harga mahal, kurang kompetitif dan yang ketiga kurangnya marketing.
Ini harus di cek dan dirinci satu persatu. Misalnya pelayanan atau servis Anda buruk, pasti akan kena komplain. Terus jika masalah di marketing, berarti pelanggan baru Anda sedikit, dan jika masalahnya pada harga yang mahal, Anda harus mencari cara agar mereka tidak merasa kemahalan.
Selanjutnya yang kedua, lakukan konsolidasi. Apa itu ? mudahnya kumpulkan semua tim, dan jadikan mereka semua sales, mereka harus membantu menjualkan produk, walaupun itu bukan jobnya. Jadi semua departemen atau lini harus mau ikutan jualan. Beri motivasi kuat, jika tidak semua jualan omset perusahaan akan terus turun dan bisa – bisa gulung tikar. Itu akan sangat berpengaruh untuk pekerjaan semua tim. Bisa – bisa menjadi pengangguran semua.
Yang Ketiga lakukan massive action. Apa maksudnya ? aktivitas marketing harus lebih masif. Suatu contoh misal jika satu hari hanya berkunjung ke 3 orang, bisa ditambah menjadi 6 orang. Intinya lakukan banyak aktifitas jualan.
Menarik Untuk Dibaca : Penting Anda Mempelajari Konten Marketing Yang Bisa Meningkatkan Penjualan
Yang Keempat jika Anda sebagai owner. Lebih sering memonitoring KPI ( Key Performance Index ) tim Anda. Lebih sering lihat hasil penjualan harian. Jika penjualan tidak ada pergerakan, maka bisa dilakukan refocus. Apa itu ? yaitu aktivitas memecahkan masalah bersama dengan apa yang terjadi hari itu. Misal, pada hari itu ada konsumen yang meminta diskon, nah itu bisa dibahas pada diskusi refocus.
Yang Kelima, Membuat tim di dalam tim. Misalkan buat sebuah kompetisi antar tim agar mereka semangat dalam ikut jualan.
Yang Keenam. Evaluasi strategi penjualan yang dulu pernah dilakukan, offline maupun online. Ini penting. Mungkin ada kesalahan teknis dalam menjalankan aktifitas marketing. Buatlah list atau daftar strategi mana yang bisa menghasilkan penjualan yang terbaik. Apakah iklan di fb, google, instagram, radio atau yang lainnya. Atau sistem marketing kemitraan. Nah, cari yang terbaik dan lakukan secara massive.
Yang Ketujuh, Jika Anda sebagai bisnis Owner, telepon atau chat customer lama. Ini tugas Anda. Ajak mereka ngobrol. Jadi bukan tim yang melakukan, tetapi Anda sebagai owner. Biarlah tim fokus untuk mencari konsumen baru. Tujuannya adalah untuk menjalin silaturahmi dan pasti akan ada referensi dari konsumen lama untuk mendapatkan konsumen baru.
Dari teknis – teknis di atas, tentu kita sebagai muslim hanya bisa berikhtiar. Allah semua yang nentukan. Mungkin dari omset menurun itu kita sedang diuji keimanan kita. Jadi niatkan dalam berbisnis untuk berbagi kemanfaatan. Jangan hanya memperbanyak saldo di rekening.
Pikirkan juga tim, dan orang – orang yang belum beruntung di luar sana. Insya Allah bisnis akan berjalan dengan baik. Dan kunci yang sangat penting, jujur dan jangan sombong.
Oke, mungkin itu yang bisa saya tulis. Salam Sukses, Salam Satoeasa Untuk Indonesia.
sumber gambar : 1.bp.blogspot.com
Mau Konsultasi?