Ide Bisnis Budidaya Salak Pondoh
12 Mei 2022, Oleh : Reni
Salak pondoh merupakan salah satu jenis buah yang memiliki cita rasa manis dengan kulit yang bersisik berwarna coklat kehitaman, bagian daging buah salak sendiri berwarna putih susu hingga kekuningan. Salak pondoh sangat populer dikalangan masyarakat Indonesia secara luas, biasanya salak pondoh dijadikan sajian buah dimeja makan maupun dijadikan berbagai macam olahan, seperti rujak, manisan, keripik dan lain-lain.
Daftar Isi
Peluang Bisnis Budidaya Salak Pondoh
Salak pondoh banyak dijual di berbagai tempat wisata membuat buah satu ini sering dijadikan oleh-oleh. Buah salak dapat dikonsumsi secara langsung maupun diolah menjadi berbagai macam makanan. Buah salak jga memiliki khasiat bagi kesehatan tubuh, seperti salah satunya dapat menyembuhkan diare. Salak pondoh memiliki cita rasa manis sehingga menjadi buah yang banyak digemari masyarakat luas. Semakin tinggi permintaan masyarakat akan buah satu ini, membuat potensi Bisnis Budidaya Buah Salak Pondoh akan sangat menguntungkan. Apalagi jika kamu memiliki lahan kosong yang cukup luas, sangat cocok untuk membudidayakan tanaman buah satu ini.
Konsumen
Buah salak memiliki rasa manis yang unik, oleh karena itu bnayak disukai dan dicari oleh berbagai kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa kebanyakan menyukai buah satu ini. Tidak hanya dikonsumsi pribadi atau keluarga buah salak pondok juga banyak dicari dan digunakan oleh banyak pelaku usaha untuk dijadikan berbagai makanan olahan yang berbahan dasar salak.
Cara Budidaya Buah Salak Pondoh
Pemilihan Bibit
Pemilihan bibit adalah usaha untuk mendapatkan bibit yang unggul dalam Budidaya Salak Pondoh agar memperoleh hasil yang maksimal. Mengenai pemilihan bibit ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain sebagai berikut :
Generative
Bibit tanaman yang diperoleh dengan cara generative berasal dari biji yang dibenihkan. Cara generative ini sudah jarang dilakukan karena memiliki beberapa kelemahan, yaitu:
Vegetative
Bibit tanaman yang diperoleh dengan cara vegetative tidak berasal dari biji melainkan dari bagian lain dari tumbuhan, misalnya akar, batang, dan daun. Keuntungan perkembangbiakan vegetative adalah :
Untuk salak pondoh cara memperoleh bibit yang biasa digunakan adalah dengan pembenihan dari biji, tunas anakan, dan cangkok. Penggunaan jenis pembibitan sangat berpengaruh pada kecepatan berbuah suatu tanaman. Jika bibit yang dihasilkan dengan cara vegetative maka akan memerlukan waktu yang lama untuk dapat berbuah yaitu sekitar 8-10 tahun. Hal itu karena tumbuhan harus memulai fase vegetative dengan menyediakan akar, batang, dan daun terlebih dahulu sampai besar, baru fase generative untuk berbunga dan berbuah. Sebaliknya jika bibit tanaman yang dipilih dari bibit vegetative, maka tanaman akan cepat berbuah, karena tumbuhan sudah memiliki organ tubuh yang lengkap yaitu akar, batang, dan daun. Sehingga tumbuhan tinggal melaksanakan fase generative yaitu berbunga dan berbuah.
Sebaiknya memilih bibit dengan membeli pada penjual yang sudah memiliki sertifikat, karena sudah memiliki jaminan mutu. Tujuan memilih penjual yang sudah memiliki sertifikat adalah untuk melindungi konsumen dari kerugian yang mungkin dapat terjadi. Karena jika konsumen salah dalam memilih bibit tanaman salak pondoh ini dapat mengakibatkan kerugian baik waktu, tenaga, dan biaya.
Pengolahan Tanah
Proses pengolahan tanah harus direncanakan dengan baik, yaitu meliputi:
Pembuatan saluran
Saluran disekitar kebun dibuat untuk saluran air di musim hujan, dan untuk mengairi kebun di musim kemarau.
Pengaturan jarak tanam
Pengaturan jarak tanam antara system penanaman monokultur berbeda dengan polikultur. System monokultur adalah system penanaman yang hanya menanam satu jenis tanaman dalam satu areal. Jarak yang dipakai untuk menanam salah pondoh adalah 2 x 2 meter, dengan jumlah tanaman 1.800 rumpun untuk setiap hektarnya. Sedangkan system polikltur adalah menanam areal kebun dengan beberapa jenis tanaman. Untuk sistem ini, jarak tanam antar tanaman adalah 1,5 x 1,5 meter. Selain itu ada tambahan bahwa untuk tanah yang subur, jarak antar tubuhan satu dengan yang lain lebih luas dibandingkan tanah yang kritis.
Pembuatan lubang tanam
Setelah menentukan jarak tanam antar tumbuhan salak, maka sekarang mulai membuat lubang tanam. Ukuran lubang tanam adalah 50x 50 x 50cm atau 75 x 75 x 75 cm. Pada saat membuat lubang tanam, sebaiknya dipisahkan antara tanah yang bagian atas dan bagian bawah. Setelah pembuatan lubang selesai, lubang dibiarkan dahulu selama 3 minggu agar terkena sinar matahari. Selain itu, kedalaman lubang ditambahkan pupuk kandang atau pupuk kompos kira-kira 15 kg. masukkan kembali tanah yang telah berisi pupuk, tunggu selama 1 minggu baru dapat ditanami dengan tanaman salak pondoh.
Penanaman
Langkah selanjutnya setelah pengolahan tanah adalah penanaman bibit salak pondoh, yang dilakukan pada awal musim hujan yaitu sekitar bulan November. Sebab selain udara yang sejuk, juga ketersediaan air yang cukup pada musim hujan, sehingga tumbuhan salak pondoh dapat tumbuh dengan baik. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penanaman salak pondoh adalah:
Waktu tanam
Seperti yang dijelaskan diatas, bahwa waktu penanaman yang paling pas adalah pada saat memasuki musim penghujan. Karena pada saat itu masih tersedia cukup air yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkebangbiakan salak pondoh. Selain itu juga untuk menghemat tenaga penyiraman, karena lingkungan tempat hidup tanaman salak pondoh sudah basah oleh air hujan.
Jumlah bibit
Jika bibit salak pondoh yang merupakan hasil perbanyakan dari biji, maka disetiap lubang tanam diberi 2 rumpun, karena belum tahu jenis kelamin dari setiap rumpun tanaman salak pondoh tersebut. Jadi untuk persiapan agar tanaman salah pondok dapat berbuah. Namun jika bibit tanaman salak pondoh berasal dari bibit cangkokan, maka untuk setiap lubang tanaman hanya diberi satu rumpun bibit tanaman, karena jenis kelamin induknya sudah diketahui sebelumnya.
Pemeliharaan Tanaman Salak Pondoh
Penyulaman dapat dilakukan jika terjadi bibit tanaman salak pondoh mati, atau terlambat dalam pertumbuhan atau tidak sama dengan tanaman yang lainnya. Penyulaman juga harus dilakukan jika bibit tanaman tidak sesuai misalnya perbandingan antara tanaman jantan dan betina tidak seimbang.
Salak pondoh memerlukan makanan yang berguna untuk pertumbuhan sampai menghasilkan buah. Pupuk yang digunakan untuk tanaman salak pondok adalah pupuk kandang atau kompos dan NPK ( pupuk buatan yang terdiri dari unsure natrium, kalium, dan fospat). Tujuan pemberian pupuk kandang adalah agar kesuburan tanah dan struktur tanah tetap terjaga dengan ukuran 15 kg untuk setiap rumpun tanaman salak pondoh selama setahun sekali. Sedangkan pemakaian pupuk buatan yang berupa NPK dan dicampur dengan urea, TSP, dan KCL dengan perbandingan 1 : 1: 1.
Penggemburan tanah bertujuan untuk mempermudah akar dalam bernafas dan bergerak dengan leluasa untuk mencari sumber air dan sumber makanan. Sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik. Penggemburan dapat dilakukan pencangkulan di area sekitar tanaman, dilakukan dengan berhati-hati agar tidak merusak akar tanaman salak pondoh.
Penyiangan adalah kegiatan pembuangan rumputliar disekitar tanaman salak pondoh. Kegiatan ini dilakkan agar pertumbuhan salak pondoh adalah saat pemberian pupuk yang pertama yaitu 6 bulan pertama umur tanaman. Untuk seterusnya dilakukan secara rutin setiap 4 bulan sekali.
Tanaman salak pondoh memerlukan banyak air jika memasuki musim kemarau. Jika dirasa tanah pada tanaman sangat kering dapat dilakukan penyiraman seminggu 1-2 kali. Namun jika sudah memaski musim penghujan penyiraman hanya dilakukan jika tanaman membutuhkan saja.
Pemangkasan pada tanaman salak pondoh bertujuan untuk mengatur banyaknya pelepah dan mengatur banyaknya tunas, serta agar lingkungan disekitar tanaman tidak lembab. Pemangkasan ditujukan pada pelepah yang sudah tua dan tunas anakan yang terlalu banyak. Waktu pemangkasan yaitu pada saat tanaman salak pondoh sudah mulai berbunga dan berbuah, agar konsentrasi ditujukan untuk proses pembuahan. Pelaksanaan pemangkasan secara rutin setiap 2 bulan sekali atau setelah panen, termasuk pemangkasan tandan buah yang sudah kering.
Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari dikepala putik atau peristiwa perkawinan, yang akan diikuti dengan pembuahan. Tanaman salak pondok dapat melakukan penyerbukan sendiri yang dibantu oleh angin. Namun jika ingin memperoleh hasil yang maksimal maka penyerbukan dapat dibantu oleh manusia. Tanaman salak pondoh mulai berbunga pada umur 2 tahun untuk bibit dari tunas anakan dan 3 tahun untuk bibit dari biji. Ciri-ciri tanaman salak pondoh siap untuk penyerbukan adalah, pecahnya seludung bunga betina, berbau wangi, dan berwarna merah. Cara penyerbukan tanaman salak pondoh adalah dengan mengoleskan bunga jantan pada bunga betina, usahakan benang sari bunga jantan menempel pada bagian putik bunga betina.
Kelebihan Bisnis
Salak pondok menjadi salah satu buah kegemaran seluruh masyarakat, terutama di Indonesia. Harga yang murah juga mampu menjangkau seluruh kalangan masyarakat. Oleh karena itu Budidaya Salak Pondoh tidak perlu khawatir jika tidak laku dipasaran.
Kekurangan Bisnis
Masa panen salak pondoh yang terbilang cukup lama, akan membuat memperoleh keuntungan juga tidak dalam waktu yang singkat. Sementara pemeliharaan yang dilakukan harus rutin akan membutuhkan biaya tambahan yang perlu dikeluarkan.
Strategi Pemasaran Salak Pondoh
Dalam pemasaran Salak Pondoh dapat dengan menjualnya langsung ke pasar, atau menawarkan kepada pengepul besar buah salak. Dapat juga menawarkan kepada para pelaku usaha yang membutuhkan buah salak pondoh sebagai salah satu bahan olahan makanan yang mereka buat. Untuk memperluas pemasaran buah salak pondoh dapat dengan memasarkan secara online melalui iklan dan promosi pada media sosial yang dimiliki.
Analisis Biaya Budidaya Salak Pondoh
Investasi
Peralatan
Jumlah Investasi Rp 5.600.000
Biaya Operasional per Bulan
Biaya Tetap
Total Biaya Tetap Rp 185.500
Biaya Variabel
Total Biaya Variabel Rp 23.850.000
Total Biaya Operasional
Biaya Ttetap + Biaya Variabel =
Rp 185.500 + Rp 23.850.000 = Rp 24.035.500
Pendapatan per Bulan
Penjualan rata-rata
200 kg x Rp 5.000 = Rp 1.000.000
Rp 1.000.000 x 30 hari = Rp 30.000.000
Keuntungan per Bulan
Laba = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
Rp 30.000.000 – Rp 24.035.500 = Rp 5.964.500
Berikut diatas merupakan penjabaran mengenai Peluang Bisnis Budidaya Salak Pondoh yang dapat dijadikan referensi usaha. Analisis biaya hanya sebagai gambaran, kenyataan dilapangan tidak dapat dipastikan. Dalam menjalani bisnis tentunya jika dilakukan dengan teliti dan sungguh-sungguh akan memperoleh hasil yang maksimal.
Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.
Mau Konsultasi?